alamat :

Contact Me :
Email : andryawal@gmail.com
Phone : +622199560888 /+6281399960888
Yahoo Messenger : andryawal_simanjuntak@yahoo.com




Kamis, 15 Juli 2010

Upaya Hukum Putusan Pengadilan Agama

UPAYA HUKUM PUTUSAN PENGADILAN AGAMA

Bagi pihak-pihak yang tidak puas atas putusan pengadilan,dapat melakukan upaya hukum biasa yaitu:
1. Banding ( di Pengadilan Tinggi Agama)
2. Kasasi (di Mahkamah Agung)
Selain Upaya Hukum Biasa seperti tersebut diatas, ada pula Upaya Hukum Luar Biasa, yaitu :

3. Perlawanan (Denden Verzet)

4. Peninjauan Kembali.

A. Dapat dilakukan apabila tidak puas terhadap putusan akhir dari Pengadilan Tingkat Pertama. Sedangkan terhadap Putusan Sela dan Provisi diajukan secara bersamaan dengan putusan akhir.

B. Syarat Formil Banding :

1). Diajukan dalam tenggang waktu yang ditentukan Undang-undang, yaitu 14 (empat belas)-hari dari hari berikut bila saat Pembacaan Putusan dihadiri Pihak yang berperkara, dan 14 (empat belas) hari dari hari berikutnya dari tanggal Putusan diberitahukan, bila pihak yang berperkra tidak hadir pada hari pembacaan Putusan.

2). Membayar Panjar Biaya Banding.

3). Permohonan Banding diajukan secara tertulis atau lisan kepada Pengadilan yang memutuskan perkara.

C.  Pemohon Banding dapat mengajukan Memori Banding selama Pengadilan Tingkat Banding belum memutuskan perkaranya, dan Termohon Banding dapat pula mengajukan Kontra Memori Banding (Jawaban atau Memori Banding).

D. INZAGE, adalah melihat dan memeriksa Berkas Perkara. Pasal 11, ayat 1 Undang-undang Nomor 20 Tahun 1974 :
Kemudian selambat-lambatnya 14-hari setelah pemeriksaan ulang diterima, Panitera memberitahu kedua belah pihak bahwa mereka dapat melihat surat-surat yang bersangkutan dengan perkaranya di Pengadilan selama 14 hari.


E. Pengiriman berkas menurut Pasal 11 ayat 2 Undang-undang Nomor 20 Tahun 1974 selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sejak pernyataan Banding dibuat, atau 30 (tiga puluh) hari menurut pedoman dari Mahkamah Agung, berkas perkara telah dikirimkan ke Pengadilan Tingkat Banding.

F. Tergugat tidak dapat mengajukan Banding terhadap Putusan Banding terhadap  Putusan VERSTEK (Putusan karena Tergugat tidak pernah hadir di persidangan), tetapi Tergugat tetap dapat mengajukan VERZET

Tidak ada komentar: