alamat :

Contact Me :
Email : andryawal@gmail.com
Phone : +622199560888 /+6281399960888
Yahoo Messenger : andryawal_simanjuntak@yahoo.com




Kamis, 15 Juli 2010

Contoh Surat Gugatan Pemutusan Hubungan Kerja

Kepada Yth.                                                                    __________,__,______,____
Ketua Pengadilan Hubungan Industrial
Pada Pengadilan Negeri __________
Di Jl. ________

Perihal : Pemutusan Hubungan Kerja
Dengan hormat,
Perkenankanlah kami, yang bertandatangan dibawah ini :
___________________________
Para Advokat dan Konsultan Hukum pada Firma Hukum _____________, berkedudukan di Jl. _______________________. berdasarkan Surat Kuasa Khusus tertanggal _____________, bertindak untuk dan atas nama Klien Kami :
_____________________,_________________,_______________________________
Untuk selanjutnya ditulis “Penggugat”.

Hendak mengajukan gugatan Pemutusan Hubungan Kerja terhadap :
_______________________,______________________________,_____________________________ (Pihak yang digugat)
Untuk selanjutnya ditulis “Tergugat”.

Adapun yang menjadi dasar dan duduk perkara diajukannya gugatan ini adalah :

HUBUNGAN KERJA ANTARA PENGGUGAT DENGAN TERGUGAT
1. Bahwa hubungan hukum/hubungan kerja bagi Penggugat dengan Tergugat berlaku dan diatur berdasarkan ketentuan-ketentuan dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang dibuat oleh dan antara Penggugat dengan Serikat Pekerja ___________ tertanggal _______________ dan didaftarkan pada Departemen Tenaga Kerja tertanggal ________ yang berlaku sejak ___________ sampai dengan ___________;
2. Bahwa Tergugat merupakan karyawan atau pekerja/buruh yang bekerja pada Penggugat dan terdaftar sebagai anggota Serikat Pekerja ______________ dengan nomor __________;
3. Bahwa Penggugat telah mempekerjakan Tergugat selama __ tahun terhitung sejak __________;
4. Bahwa jabatan Tergugat sejak Pengugat mengeluarkan Surat Keputusan Nomor ___________ tertanggal telah diangkat sebagai _____________ dengan menerima upah setiap bulannya Rp. __________________;

PENYEBAB PERSELISIHAN PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA
5. Bahwa pada tanggal ______________ Tergugat  ____________ (menjelaskan kronologis dan apa yang menjadi dasar bagi penggugat untuk melakukan PHK)
6. Bahwa berdasarkan dalil-dalil yang Penggugat sampaikan diatas, sudah berdasarkan hukum bagi Penggugat untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja terhadap Tergugat dikarenakan Tergugat melanggar ketentuan Pasal ____ Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan ketentuan Pasal ________ Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan; (Pelanggaran pasal yang menjadi dasar dilakukannya PHK. Pasal dijabarkan secara detail).
7. Bahwa pada tanggal ___________ Penggugat telah memanggil Tergugat untuk meminta penjelasan Tergugat mengenai kesalahan yang Tergugat lakukan sebagaimana disebutkan pada angka __ gugatan aquo;
8. Bahwa pada tanggal _______ Penggugat mengeluarkan Surat tertanggal ______ tentang Pemutusan Hubungan Kerja terhadap Tergugat;
9. Bahwa pada tanggal __________ Tergugat menyampaikan jawaban atas Surat dari Penggugat sebagaimana dimaksud angka __ gugatan aquo yang menyatakan bahwa Tergugat menolak untuk dilakukannya Pemutusan Hubungan Kerja anatar Penggugat dengan Tergugat;
10. Bahwa pada tanggal ______ Penggugat mengajukan permohonan Pemerantaraan atau mediasi kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi ___________ agar dilakukan pemerantaraan atau mediasi terhadap Penggugat dengan Tergugat sehubungan dengan adanya perselisihan Pemutusan Hubungan Kerja antara Pengugat dengan Tergugat;
11. Bahwa pegawai perantara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi _____ yang menjadi mediator dalam proses pemerantaraan atau mediasi antara Penggugat dengan Tergugat menyampaikan Surat Anjuran tertanggal _________ yang isinya antara lain : _________________________________
12. Bahwa dengan dikeluarkannya Anjuran sebagaimana dimaksud angka __ gugatan aquo, Penggugat bersedia menerima Anjuran tersebut sedangkan Tergugat tidak menerima Anjuran tersebut dengan alasan _________________
13. Bahwa berdasarkan penolakan Tergugat terhadap Anjuran pegawai perantara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi ________, sudah berdasarkan hukum bagi Penggugat untuk mengajukan gugatan perselisihan Pemutusan Hubungan Kerja terhadap Tergugat sebagaimana diatur dalam Pasal __ Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial;
14. Bahwa berdasarkan hukum gugatan ini didaftarkan di Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri ___________ mengingat domisili tempat dimana Tergugat bekerja pada Penggugat merupakan kewenangan Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri _______ untuk memeriksa perselisihan hubungan industrial antara Pengugat dengan Tergugat sebagaimana diatur dalam Pasal __ Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial;
15. Bahwa berdasarkan dalil-dalil yang Penggugat kemukakan diatas adalah berdasarkan hukum bagi penggugat untuk melakukan Pemutusan Hubungan Kerja terhadap Tergugat;

KOMPENSASI PENGGUGAT UNTUK TERGUGAT ATAS PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA
16. Bahwa dengan dilakukannya Pemutusan Hubungan Kerja oleh Penggugat terhadap Tergugat maka Penggugat bersedia memberikan pesangon atau kompensasi terhadap Tergugat sebesar :
____________
____________
(besarnya pesangon yang akan diberikan ditulis beserta dasar hukumnya)
Berdasarkan segala alasan-alasan yang telah Penggugat uraikan di atas, maka Penggugat mohon kehadapan Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini berkenan kiranya memutus :
1. Menerima dan mengabulkan Gugatan Penggugat untuk seluruhnya;
2. Menyatakan berakhirnya hubungan kerja antara Penggugat dengan Tergugat dikarenakan Pemutusan Hubungan Kerja;
3. Menghukum Tergugat untuk ____________________
4. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya perkara.
Apabila Pengadilan Negeri berpendapat lain,
Dalam peradilan yang baik, mohon keadilan yang seadil-adilnya.


Hormat kuasa penggugat,

Tidak ada komentar: